Minggu, 27 Maret 2011

CONTOH AD & ART KELOMPOK TANI II


ANGGARAN DASAR (AD)
KELOMPOKTANI   MEKAR II
BAB I
NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN
Pasal 1
Kelompok tani ini bernama   Mekar II dan berkedudukan di Dusun IV Sawah Pemangkurajo Desa Kota Donok   Kecamatan Lebong Selatan
Pasal 2
Jenis kelompok tani tergolong kelompok tani hamparan karena lahan persawahan dan perkebunan anggota terletak di hamparan persawahan sawah pemangkurajo Desa Kota Donok Kecamatan Lebong Selatan  Kabupaten lebong
BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 3
Maksud dan tujuan kelompok tani ini adalah :
1.       Berusaha meningkatkan sumber daya manusia sebagai pelaku utama pembangunan pertanian yaitu : petani sawah, petani ikan, peternak  dan pekebun yang bekerja sama dengan penyuluh pertanian setempat.
2.       Membina rasa persaudaraan dikalangan para petani serta mengabdi bagi kepentingan Agama Nusa dan Bangsa.
3.       Meningkatkan kesejateraan anggota kelompok tani.
BAB III
SIFAT
Pasal 4
Kelompok tani ini tidak bersifat untuk untuk mencari keuntungan pribadi tetapi untuk kepentingan bersama.
Pasal 5
Kelompok Tani ini tidak bersifat politik dan tidak bernaung di partai politik maupun aliran-aliran lainnya
BAB IV
USAHA-USAHA
Pasal 6
Untuk mencapai maksud dan tujuan sebagaimana tersebut dalam pasal 3 BAB II diatas, Kelompok Tani berusaha :
1.       Menggali ilmu tentang bercocok tanam yang baik melalui kegiatan penyuluhan kelompok bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian setempat
2.       Berusaha menyediakan dan menyalurkan saprodi pertanian ke anggota.
3.       Melakukan kegiatan ekonomi lainnya yang tidak bertentangan dengan agama islam dan Undang Undang serta peraturan peraturan Negara Republik Indonesia.
BAB V
KEKAYAAN
Pasal 7
Kekayaan Kelompok Tani ini terdiri dari :
1.       Kekayaan pokok yang di kumpulkan oleh pengurus kelompok tani
2.       Jumlah-jumlah yang kemudian di tambah pada kekayaan pokok tersebut terutama dari pendapatan usaha – usaha kelompok.
3.       Aset-aset yang diterima dari bantuan dari pihak lain, baik dari pemerintah maupun maupun badan-badan lainnya.
Pasal 8
Pendapatan-pendapatan kelompok tani terdiri dari :
1.       Bantuan/sumber apapun yang sifatnya tidak mengikat kelompok tani
2.       Bantuan dan faslitas dari pemerintah dan atau badan-badan lain.
3.       Penghasilan-penghasilan dari usaha kelompok tani yang syah
BAB VI
BADAN PENGURUS
Pasal 9
Pengurus mempunyai kedudukan yang strategis dalam manajemen kelompok tani. Dan bertanggung jawab dalam menjalankan organisasi dan usaha kelompok tani sesuai dengan mandat yang diberikan oleh rapat anggota.
Pasal 10
Pengurus dipilih dari oleh anggota dalam rapat anggota dan untuk menjadi pengurus ditentukan oleh kemampuan, kejujuran, pengalaman berorganisasi dan telah menjadi anggota paling sedikit 1 (satu ) tahun
Pasal 11
 Badan Pengurus diangkat untuk 3 ( Tiga ) tahun lamanya berdasarkan rapat anggota.
Pasal 13
Badan Pengurus yang telah habis masa jabatannya dapat dipilih kembali untuk satu periode lagi.
Pasal 13
Keanggotaan Badan Pengurus berakhir karena :
1.       Masa jabatan telah berakhir.
2.       Atas permintaan sendiri meletakkan masa jabatannya.
3.       Tidak melakukan usaha tani diwilayah hamparan kelompok tani
4.       Meninggal dunia
5.       Diberhentikan menurut keputusan suara terbanyak dari rapat Badan Pengurus secara referendum setelah yang bersangkutan diberi kesempatan membela diri.
BAB VII
TUGAS BADAN PENGURUS
Pasal14
Tugas dan tanggung jawab Badan Pengurus adalah :
1.       Mengelola organisasi kelompok tani dan usahanya.
2.       Mengajukan rancangan rencana kerja serta rancangan anggaran pendapatan dan belanja kelompok tani.
3.       Menyelenggarakan rapat anggota.
4.       Mengajukan laporan keuangan dan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas.
5.       Melaksanakan administrasi organisasi kelompok tani dan usaha serta buku daftar anggota dan buku daftar pengurus.
BAB VIII
WEWENANG BADAN PENGURUS
Pasal 15
Wewenang pengurus antara lain :
1.       Mewakil kelompok tani di dalam dan diluar
2.       Memutuskan penerimaaan dan penolakan anggota baru serta pemberhentian anggota.
3.       Melakukan kegiatan usaha dalam upaya peningkatan dan pemanfaatan kelompok tani sesuai dengan tanggung jawabnya berdasarkan keputusan rapat anggota.
BAB IX
RAPAT BADAN PENGURUS
Pasal 16
Badan Pengurus mengadaan rapat sekurang-kurangnya 1 (satu ) kali dalam setahun, dan setiap waktu dapat mengadakan rapat jika dipandang perlu oleh ketua atau sekurang-kurangnya 2 ( dua )orang badan pengurus.
Pasal 17
Dalam semua rapat ketua yang memegang pimpinan, jikalau ketua tidak hadir, rapat dapat dipimpin oleh Badan Pengurus yang lain yang dipilih diantara yang hadir.
Pasal 18
Kecuali jika ditentukan yang berlainan maka untuk mengambil suatu keputusan yang syah, rapat Badan Pengurus harus di hadiri oleh sekurang-kurangnya dua per tiga dari jumlah badan pengurus.
Pasal 20
Jika jumlah suara yang setuju dan yang tidak setuju berimbang atau sama banyak, maka pemungutan suara dilakukan untuk kedua kalinya, dan jika hasilnya tetap sama maka pimpinan rapatlah yang berhak memutuskan suatu hal atau usul – usul dan keputusan itu dianggap syah.
BAB X
TAHUN BUKU
Pasal 21
Tahun Buku kelompok Tani   Mekar II dimulai dari tanggal renovasi kelompok sampai dengan akhir bulan Desember tahun berjalan.
Pasal 22
Badan Pengurus diwajibkan membuat laporan tahunan disediakan bersama-sama dengan perhitungan dan pertanggung jawaban mengenai keuangan kelompok tani
Pasal 23
 Setelah perhitungan dan pertanggung jawaban disyahkan, maka Badan Pengurus dibebaskan dari pertanggung jawab mengenai pertanggung pekerjaan-pekerjaan yan telah dilakukan oleh tahun buku yang bersangkutan.
                                                                      DITETAPKAN DI      : Kota Donok 
                                                                                  PADA TANGGAL      : 22 Februari   2011 
Pengurus Kelompok Tani “  Mekar II”
Desa Kota Donok 
Sekretaris
Ketua




ERLANSYAH
GUSTAR DAHARI
mengetahui
Kepala Desa Kota Donok
Koordinator PP BPPK Tes
PPL Db Kota Donok






H A S B I
IDI TAMSIR,S.P
NIP : 196109081987031004
GUSTI EFENDI





ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
KELOMPOK TANI   MEKAR II
BAB I
PRINSIP ORGANISASI
Pasal 1
Sebagai suatu organisasi Kelompok Tani yang bergerak dibidang pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan dibentuk atas kesadaran, keinginan dan I’tikad dari para petani, peternak dan pekebun yang bertempat di dusun IV sawah pemangkurajo desa Kota Donok kecamatan Lebong Selatan kabupaten Lebong. Selaku Kelompok Tani selalu berusaha meningkatkan mutu dan hasil petanian dengan teknologi-teknologi yang diberikan dan dibina oleh pemerintah. Secara aktif berpartisipasi turut membantu usaha pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan. Sebagai kelompok tani mempunyai Badan Pengurus yang mengerti dan bertangung jawab serta senantiasa dapat bekerja sama dengan pemerintah guna memelihara persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara.
BAB II
KEANGGOTAAN
Pasal 2
Anggota kelompok tani merupakan petani yang sedang melakukan kegiatan usaha tani diwilayah kelompok, yang mau bergabung secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan serta mematuhi AD/ART kelompok tani.
Pasal 3
Anggota kelompok tani harus memenuhi persyaratan sekurang-kurangnya sebagai berikut :
1.       Warga Negara Indonesia yang mampu melakukan perbuatan hukum.
2.       Memilik kesamaan kepentingan sebagai seorang petani.
3.       Memiliki lahan pertanian yang sedang diusahakan diwilayah kelompok tani.
4.       Sanggup melaksanakan dan mentaati ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kelompok Tani
5.       Sanggup membayar lunas simpanan Pokok dan simpanan wajib  serta iuran kas yang besarnya ditetapkan dalam musyawarah kelompok.
Pasal 4
Keanggotaan Kelompok tani harus tercatat dalam daftar buku keanggotaan
BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 5
Anggota kelompok tani mempunyai kewajiban :
1.       Mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah tangga (AD/ART)
2.       Berpartisipasi dalam kegiatan usaha kelompok.
3.       Mengembangkan dan memelihara kebersamaan dalam pelaksanaan organisasi dan usaha kelompok tani berdasarkan azas kekeluargaan.
4.       Membayar simpanan pokok sebesar Rp 10.000.-,/orang simpanan wajib Rp 5.000.-/orang/musim panen dan iuran Kas Rp.1.000.-/ orang/bulan




Pasal 6
Anggota Kelompok Tani mempuyai hak :
1.       Menghadiri, menyatakan pendapat, dan memberikan suara dalam rapat anggota
2.       Memilih dan atau dipilih menjadi pengurus Kelompok Tani   Mekar II atau pengurus lainnya
3.       Meminta rapat anggota bila diperlukan
4.       Mengemukakan pendapat atau saran kepada pengurus di luar rapat, baik diminta maupun tidak
5.       Mendapat pelayanan yang sama dengan anggota lain
6.       Mendapat keterangan mengenai perkembangan Kelompok Tani   Mekar II menurut ketentuan yang berlaku
7.       Melakukan pengawasan atas jalannya organisasi dan usaha Kelompok Tani   Mekar II menurut ketentuan yang berlaku
8.       Menerima bagian dari sisa hasil usaha Kelompok Tani   Mekar II sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Pasal 7
Berakhirnya keanggotaan kelompok tani :
1.       Meninggal dunia.
2.       Mundur atas permintaan sendiri.
3.       Tidak melakukan kegiatan usaha tani di hamparan kelompok tani.
4.       Diberhentikan oleh pengurus, karena :
a.       Melanggar ketentuan atau menyimpang dari ketentuan yang telah disepakati dalam rapat anggota.
b.      Tidak memenuhi kewajiban sebagai anggota, seperti :
-          Tidak membayar simpanan pokok, simpanan wajib dan iuran kas.
-          Tidak menghadiri rapat sebanyak tiga kali berturut-turut tanpa pemberitahuan resmi.
c.       Melanggar perundang-undangan dan keputusan rapat anggota.
d.      Melakukan tindak pidana.
e.      Mencemarkan nama baik kelompok tani, pengurus, anggota dan PPL.
Pasal 8
Anggota berhenti berdasarkan alasan sebagaimana yang termaktub dalam pasal 7 Bab III dicoret dari buku daftar anggota dan keanggotaannya dihapus sejak tanggal pencoretan.
Pasal 9
Anggota yang berhenti wajib segera menyelesaikan hutang-piutangnya dan tidak dibenarkan lagi hadir atau memberikan suara dalam rapat anggota.
BAB IV
RAPAT ANGGOTA
Pasal 10
Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam kelompok tani
Pasal 11
Dalam rapat anggota, tiap anggota mempunyai hak suara yang sama yaitu, satu anggota satu suara.
Pasal 12
Rapat anggota di adakan sekurang-kurangnya 1 (satu ) kali dalam setahun dan setiap waktu juga dapat mengadakan rapat jika dipandang perlu.


Pasal 13
Syahnya rapat anggota dan syahnya keputusan rapat anggota ditentukan oleh quorum yang ditentukan oleh rapat anggota yang dihadiri minimal dua per tiga dari anggota yang hadir.
Pasal 14
Dalam hal rapat anggota tidak dapat dilaksanakan karena tidak memenuhi quorum yang ditetapkan maka dapat ditetapkan bahwa rapat anggota tersebut ditunda dengan batas waktu penundaan tersebut dapat ditetapkan sendiri oleh rapat anggota.
Pasal 15
Keputusan rapat anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat. Dan untuk mencapai kata mufakat maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak dari jumlah anggota yang hadir.
BAB V
TUGAS, FUNGSI DAN WEWENANG
RAPAT ANGGOTA TAHUNAN DAN RAPAT ANGGOTA LUARA BIASA
Pasal 16
Tugas, fungsi dan wewenang rapat anggota tahunan antara lain menetapkan :
1.       Rencana kerja, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja serta pengesahan laporan keuangan.
2.       Kewenangan pengesahan pertanggung jawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya.
Pasal 17
Tugas, fungsi dan wewenang rapat anggota luar biasa :
1.       Kewenangan untuk menetapkan pinjaman kredit yang melebihi kewenangan yang telah diputuskan rapat anggota sebelumnya.
2.       Menetapkan perluasan usaha.
3.       Memberi penyuluhan terkait masalah pertanian.
4.       Memberhentikan sementara pengurus dan atau anggota atas tindakan yang menyalahi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) atau keputusan rapat anggota dan sekaligus mengangkat caretaker atau pengganti sementara pengurus.
BAB VI
PENGATURAN RAPAT ANGGOTA
Pasal 18
Dalam pengaturan rapat anggota perlu diatur ketentuan mengenai :
1.       Undangan Rapat
2.       Acara Rapat
3.       Waktu Rapat
4.       Notulen Rapat
Pasal 19
Semua keputusan rapat anggota harus dibuat dalam berita acara rapat anggota dan disyahkan oleh rapat anggota.
Pasal 20
Untuk undangan dan kehadiran anggota dalam rapat anggota harus tertulis.
BAB VII
KEUANGAN ORGANISASI
Pasal 21
Keuangan organisasi kelompok tani bersumber dari simpanan pokok anggota, sumbangan lain yang syah, dan usaha kelompok tani yang syah yang tidak bertentangan dengan peraturan Pemerintah Republik Indonesia.
1.       Setiap anggota diwajibkan membayar simpanan pokok sebesar Rp.10.000.-/ orang
2.       Setiap anggota diwajibkan membayar simpanan wajib sebesar Rp. 5.000.-/ orang/musim panen
3.       Setiap anggota diwajibkan membayar iuran kas kelompok sebesar Rp. 1.000.-/ orang/bulan.
4.       Pembayaran simpanan pokok selambat - lambatnya 10 ( sepuluh ) hari  setelah yang bersangkutan diterima menjadi anggota kelompok.
5.       Pembayaran simpanan wajib dibayar selambat – lambatnya 1 (satu) minggu setelah panen.
6.       Pembayaran iuran kas dilakukan setiap bulan.
BAB VIII
KETENTUAN BATAS PINJAMAN
Pasal 22
Kelompok tani berusaha untuk merealisasi semua permohonan pinjaman yang masuk sesuai dengan data areal yang ada pada anggota. Adapun batas pinjaman yang diberlakukan pada kelompok tani adalah sebagai berikut :
Sarana Produksi
1.       Benih                    : batas pinjaman 1 ( satu ) minggu setelah pasca panen
2.       Pupuk                  : batas pinjaman 1 ( satu ) minggu setelah pasca panen
3.       Pestisida             : batas pinjaman 1 ( satu ) minggu setelah pasca panen
Pasal 23
Pijaman dapat dipenuhi apabila :
1.       Sudah memenuhi persyaratan administrasi
2.       Sudah membayar simpanan pokok, simpanan wajib dan iuran kas.
3.       Sudah melunasi pinjaman sebelumnya.
BAB IX
WAKTU
Pasal 24
Kelompok tani ini berlaku dan berjalan sejak tanggal direnovasinya kelompok tani   Mekar II dengan batas yang tidak ditetapkan.
BAB X
PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA (SHU)
Pasal 25
Sisa Hasil Usaha (SHU) diperuntukan :
  1. Pengadaan ATK dan perbaikan kearah kemajuan kelompok 10 %
  2. Biaya Rapat  5 %
  3. Biaya transport pengurus 10 %
  4. Dana sosial 5 %
  5. Kas Kelompok Tani Air Tikat 25 %
  6. Honor pengurus 20 %
  7. Anggota 25 %
BAB XI
SANKSI
Pasal 26
Mengenai sanksi organisasi kelompok tani diperlukan untuk menegakkan disiplin organisasi dan menjamin kepastian pelaksanaan organisasi kelompok tani.
Adapun sanksi yang diberlakukan dalam Kelompok Tani   Mekar II adalah sebagai berikut :
1.       Pencemaran nama baik kelompok tani, pengurus anggota dan PPL dan atau kelompok tani lain akan diberhentikan setelah diberi peringatan 3 (tiga) kali.
2.       Tidak merawat atau memelihara tanaman atau ternak akan dikenakan sanksi tidak mendapat pelayananan dari kelompok selama 1 (satu ) tahun setelah diberi peringatan 3 (tiga)kali .
3.       Mencuri hasil tani anggota lainnya akan dkenakan sanksi dikeluarkan dari keanggotaan.
4.       Mencuri alat pertanian orang lain atau sesama anggota akan dikenakan sanksi dikeluarkan dari keanggotaan setelah di beri peringatan 3 (tiga) kali untuk mengganti.
5.       Tidak membayar simpanan pokok, simpanan wajib dan iuran kas akan diberi peringatan selama 3 (tiga) kali tidak akam dapat pelayanan apapun dari kelompok tani dan akan dikeluarkan dari keanggotaan kelompok.
BAB XII
PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PENGURUS
Pasal 27
Untuk mengelolah Kelompok Tani Mekar II Desa Kota Donok  kecamatan Lebong Selatan dibentuk pengurus yang terdiri dari :
1.       Ketua
2.       Sekretaris
3.       Bendahara
4.       Seksi – seksi
Pasal 28
Tugas utama ketua :
1.       Sebagai pemimpin dalam kelompok
2.       Memimpin rapat pengurus dan rapat anggota anggota
3.       Mewakili kelompok dalam pertemuan dengan pihak lain
4.       Membuat administrasi bersama sekretaris dan bendahara.
5.       Membuat laporan sesuai dengan keperluan dan kemajuan kelompok
Pasal 29
Tugas Sekretaris :
1.       Membantu sesuai dengan tugas utama ketua
2.       Mewakili Ketua apabila Ketua berhalangan
3.       Membantu ketua dalam bidang administrasi kelompok
4.       Melakukan pencatatan surat masuk dan surat keluar.
5.       Tugas-tugas lain sesuai dengan keputusan kelompok.
Pasal 30
Tugas Utama Bendahara :
1.       Memegang Kas dan inventaris keuangan
2.       Mengeluarkan Kas apabila ada permintaan ketua atas nama anggota.
3.       Membuat  laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan.
Pasal 31
Tugas Seksi-seksi :
1.       Mengkoordinir kegiatan sesuai dengan seksi yang dibidangi
2.       Membuat laporan sesuai dengan kebutuhan dalam rapat anggota.


BAB XIII
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 32
1.       Segala sesuatu yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur kemudian dengan peraturan tersendiri.
2.       Anggaran Rumah Tangga ini telah disetujui dan disyahkan dan dikukuhkan oleh peserta musyawarah kelompok Tani   Mekar II di Desa Kota Donok   Kecamatan Lebong Selatan  Kabupaten lebong pada Tanggal 22 Februari 2011
3.       Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
                                                                           
                                                                  DITETAPKAN DI         : Kota Donok 
                                                                                      PADA TANGGAL        : 22 Februari  2011 
Pengurus Kelompok Tani “  Mekar II”
Desa Kota Donok 
Sekretaris
Ketua




ERLANSYAH
GUSTAR DAHARI
mengetahui
Kepala Desa Kota Donok
Koordinator PP BPPK Tes
PPL Db Kota Donok






H A S B I
IDI TAMSIR,S.P
NIP : 196109081987031004
GUSTI EFENDI

Disyahkan
Kepala BP4K A.n Bupati Lebong



SUGIYONO, S.P
Pembina TK I NIP : 19620604 1987031001